oleh

Pj Bupati Bolmong Dokter Jusnan Calamento Mokoginta Kunjungi Bocah Viral, Berikan Pemeriksaan Kesehatan Langsung

SULAWESI.NEWS, BOLMONG – Dalam aksi nyata yang penuh kepedulian, Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow, dokter Jusnan Calamento Mokoginta, mendatangi kediaman bocah yang viral di media sosial.

 

Kunjungan ini dilakukan di Desa Dominsil, Kecamatan Sang Tombolang, pada Jumat, 31 Mei. Dr. Jusnan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memeriksa langsung kondisi kesehatan bocah tersebut.

 

Kunjungan ini menggarisbawahi perhatian dan tanggung jawab Pj Bupati Jusnan C Mokoginta terhadap warganya. Dalam kesempatan tersebut, ia ditemani oleh beberapa pejabat, termasuk Kadis Ketahanan Pangan I Wayan Mudiyasa, Kadis Sosial Erni Mokoginta, Kadis Kesehatan I Ketut Kolak, dan Camat Sangtombolang Mansur Paputungan. Mereka turut menyerahkan bantuan berupa bahan pangan kepada keluarga bocah tersebut.

 

Dalam interaksi hangat dengan keluarga, dr. Jusnan memeriksa kondisi kesehatan bocah tersebut dengan teliti. Ia menyatakan bahwa bocah tersebut tidak mengalami kekurangan gizi atau risiko stunting.

 

“Sejak berita mengenai bocah ini viral, Pemkab Bolmong sudah mengirimkan bantuan. Hari ini, saya hadir untuk melihat langsung kondisinya,” ujar Jusnan.

 

Dr. Jusnan menjelaskan bahwa bayi tersebut lahir dengan berat 3,2 kilogram, yang tergolong normal. Saat ini, berat bayi tersebut mencapai 7,9 kilogram, menunjukkan bahwa tidak ada indikasi kekurangan gizi atau stunting.

 

“Saya telah memeriksa kondisi kesehatan bayi ini, dan bisa dipastikan bahwa ia dalam keadaan sehat. Namun, masalah utamanya adalah kondisi tempat tinggal yang kurang layak untuk bayi,” tambah Jusnan.

 

Selain pemeriksaan kesehatan, Pj Bupati Jusnan menekankan pentingnya akses air bersih dan pemantauan kesehatan melalui posyandu.

 

“Bayi ini tidak diragukan kesehatannya seperti detak jantung yang baik, hanya saja kondisi rumah tangga yang perlu diperhatikan. Faktor air bersih turut memengaruhi kesehatan, dan kami akan mengirimkan dokter bila diperlukan,” ungkap Jusnan.

 

Jusnan juga menegaskan bahwa masalah sosial seperti kurangnya edukasi, rendahnya tingkat pendidikan orang tua, dan pernikahan usia muda merupakan faktor yang memengaruhi situasi tersebut.

 

“Saya menganggap penyebaran kabar mengenai bayi ini sebagai pemicu bagi kita pemerintah dan instansi terkait untuk lebih sensitif terhadap kondisi masyarakat,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Bolmong Jusnan C Mokoginta, didampingi para pejabat terkait, menyerahkan bantuan kepada keluarga bocah tersebut berupa bahan pangan seperti beras dan kebutuhan pokok lainnya. Hal ini merupakan langkah konkret dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.(Zakir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *