Wali Kota Weny Gaib: Ziarah Jadi Momentum Menjaga Marwah Sejarah Kotamobagu

SULAWESI.NEWS, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 dengan menggelar ziarah sejarah ke makam Raja Bolaang Mongondow serta sejumlah tokoh penting daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan yang sarat makna dan nilai historis.

Ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., pada Kamis (15/01/2026). Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya meneguhkan kembali semangat kebersamaan dan kesinambungan kepemimpinan di Kota Kotamobagu.

Suasana khidmat menyelimuti prosesi ziarah yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan sejarah, mengenang jasa para pendahulu, serta memperkuat marwah daerah di tengah dinamika pembangunan.

Dalam pelaksanaannya, Wali Kota didampingi Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., Kasdim 1303/Bolaang Mongondow, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Usai kegiatan, Wali Kota Kotamobagu menyampaikan bahwa ziarah tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang refleksi untuk memahami nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan oleh para tokoh terdahulu.

“Kegiatan ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-116 Kota Kotamobagu. Hari ini kami bersama unsur pimpinan daerah melaksanakan ziarah di 10 titik, dan lokasi ini menjadi titik ziarah yang terakhir,” ungkap Wali Kota.

Ia menegaskan, para pemimpin terdahulu telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan sejarah dan pembangunan daerah, sehingga sudah sepantasnya jasa mereka dikenang dan dihormati.

“Ziarah ini bukan hanya kunjungan, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan dan pengabdian para pemimpin kita sebelumnya. Ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua agar melanjutkan estafet kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga nilai sejarah dan jati diri daerah sebagai fondasi dalam membangun karakter masyarakat.

“Dalam kondisi dan situasi apa pun, kita tidak boleh melupakan jasa para pendahulu. Dengan begitu, karakter bangsa khususnya masyarakat Bolaang Mongondow akan tetap terpelihara, serta hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Bunda Pembaharu Bolaang Mongondow, Dra. Marlina Moha Siahaan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas penghormatan yang diberikan kepada almarhum suaminya, (Alm) Hi. S. K. Moha Siahaan, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD.

“Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Kotamobagu atas perhatian dan penghormatan ini. Kami sangat mengapresiasi kepedulian pemerintah yang tetap mengenang dan menghormati para tokoh yang telah mendedikasikan hidupnya untuk daerah ini,” tuturnya.(*)

Tinggalkan Balasan