oleh

Dikbud Bolmut Gelar Pelatihan Perencanaan Berbasis Data Untuk Seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP

SULAWESI.NEWS, BOLMUT – Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Depri Pontoh, selasa (01/11/2022), secara resmi kegiatan Pelatihan Perencanaan Berbasis Data Pada Satuan Pendidikan SD dan SMP se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tahun 2022 bertempat di Naulas Resort and Resto desa Paku Selatan, kecamatan Bolangitang Barat.

 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan jika PDB hadir melalui wadah evaluasi sistem pendidikan untuk menjadikan satuan pendidikan dan pemerintah daerah melakukan penahapan peningkatan mutu secara berkelanjutan berdasarkan satu data (Single Source of Data) yang bermuara pada satu platform profil pendidikan yang didalamnya termuat rapor pendidikan yang mempersentasikan evaluasi layanan pendidikan.

 

Lanjut Bupati, kebijakan evaluasi sistem pendidikan yang baru ini lebih menekankan pada orientasi terhadap mutu pendidikan dan sistem yang terintegrasi, yang digunakan oleh satuan pendidikan sebagai pijakan untuk melakukan perencanaan berbasis data dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

 

“Diharapkan seluruh satuan pendidikan SD dan SMP di Bolmut dapat melihat rapor pendidikannya masing-masing melalui platform rapor pendidikan. Tidak ada lagi satuan pendidikan yang belum melihat rapor pendidikannya. Karena berawal dari rapor pendidikan, setiap satuan pendidikan menentukan langkah dalam pembuatan program dan penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS), ” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolmut Sulha Mokodompis, Spd, MM menjelaskan, Perencanaan Berbasis Data (PBD) adalah bentuk pemanfaatan data rapor pendidikan sebagai bentuk intervensi satuan maupun dinas pendidikan maupun pemerintah daerah terhadap mutu dan capaian pendidikannya dan bertujuan untuk mencapai peningkatan dan perbaikan mutu pendidikan yang berkesinambungan.

 

“Kegiatan ini memang diperuntukan untuk setiap sekolah harus ada laporan untuk perencanaan masing-masing, lewat perencanaan basis data ini nanti kualitas mutu dari satuan pendidikan itu bisa diukur, karena ada raport pendidikan, dan itu tugas dari kepala sekolah,ketika ada permasalahan lewat perencanaan basis data itu kami akan sampaikan ke kementrian,” jelasnya.

 

(WAN)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *